Saturday, August 15, 2009

Why am I different from others?

pertanyaan itu mungkin selalu menghantui kita, disaat kita merasa berbeda dengan orang banyak. disaat kita merasa diri kita tidak lebih baik dari orang-orang yang lain. kita seringkali menyesali apa yang belum kita miliki tanpa mensyukuri apa yang telah Tuhan anugerahkan untuk kita. video di bawah ini sedikit banyak memberikan inspirasi kepada kita, ketika anda mungkin bertanya, kenapa gw berbeda dari orang banyak?

check this one out to find the answer :



really inspiring.

gw bukan mau promosi salah satu produk, tapi gw cuma ingin menggaris bawahi pesan yang terkandung dalam iklan di atas.

intinya, just be your self and find out who the real you are.

Friday, August 14, 2009

Man From Mars, and Woman From Venus

yaa, kayaknya perumpaaan itu yang paling pas buat ngegambarin keadaan gw sekarang ini. pola pikir pria dan wanita seringkali berbeda dalam menanggapi satu masalah. contohnya ketika seorang anak terjatuh dan kepalanya pecah, seorang wanita akan menangis terlebih dahulu, lalu baru membawa anak itu ke rumah sakit. sedangkan pria membawa anak itu terlebih dahulu ke rumah sakit, baru setelah itu menangis. kenapa pria itu menangis? karena memikirkan biaya perawatan rumah sakit hueheuheue (just kidding guys :D)

karena alasan beda visi ini juga lah yang membuat gw mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan gw dengannya yang baru berjalan hanya 5 bulan. waktu tersingkat yang pernah gw jalani dalam menjalin sebuah hubungan. kita putus dengan baik-baik, gw gk mau setelah kita putus ada ribut soal harta gono-gini atau rebutan hak asuk anak lho? kek artis aje kasus lu hung, huehuehuehue

gw berharap kita tetep berteman baik, keep contact dan tetap menjaga silaturahim sampai kapanpun, meskipun gw ama dia udah gk terikat lagi dalam sebuah hubungan yang orang-orang menyebutnya cinta. meski selama seminggu setelah mutusin buat pisah gw gk ngehubungi dia karena memang ada beberapa hal yg kurang mendukung.

sampai hari Kamis kemaren dia dateng ke kantor gw gaya bet gawe di warnet aja ngantor, dengan membawa sebuah bingkisan bersampul dan bertuliskan awal yang baik mudah2an berakhir dengan baik (kalo gk salah tulisannya kek gitu, gw lupa lagi hehe). kedatangannya bukan tanpa maksud, dia sekalian pamit katanya ma gw, seakan-akan kemarin adalah hari terakhir gw ketemu ma dia. dia bilang, gw jangan kecewa dengan isi bingkisan yang dia kasih. ya gw si husnudzon aja dengan apa isi bingkisan tersebut. gw bawa pulang tuh bingkisan, dan betapa terkejutnya gw ketika ngeliat isi dari bingkisa itu.

apakah gerangan isi bingkisan tersebut? kita tanya galileo (plz deh hung serius dikit.....). isi bingkisan tersebut ternyata semua memorabilia tentang gw yang sempet gw kasih ke dia. mulai dari aksesoris, sampe tulisan2 dia tentang gw. semua dimasukin kedalam bingkisan itu. gw bingung, apakah gw mesti kecewa, sedih, atau gimana? gw langsung suudzon, sebenci itu kah dia ma gw? tapi setelah gw baca semua curhatan dia tentang gw, ternyata, dia begitu menaruh harapan yang sangat besar dari gw. dia berharap gw adalah lelaki terakhir dalam hidupnya meski gw bukan yg pertama bagi dia. dia juga berharap gw bisa memberikan feedback yang semestinya. tapi gw bener2 udah ngecewain dia dengan sikap cuek dan ego gw. dan alasan dia ngembaliin semua hal tentang gw karena kata dia, semua itu terlalu sakit buat dia lihat dan buat dia kenang. betapa menyedihkannya gw, buat dikenang aja mesti membuat seseorang sakit hati :nohope:

dan juga dia mutusin untuk kembali ke daerah asalanya di bandung. secara gk langsung, keputusan gw membuat dia mesti melepaskan kebersamaan dengan temen-temannya selama di Tasik ini. semakin besar lah rasa bersalah gw terhadapnya T_T

suatu hari dia pernah nanya ke gw arti dari hubungan yg kita jalani. gw diem aja gk jawab karena menurut gw itu adalah sebuah retorika. tapi ternyata bukan, gw nya aja yang emang oon ato geblek. pemikiran gw tentang masa muda adalah masa yang paling indah, masa yg gk boleh gw sia-siain ternyata bertolak belakang dengan pemahaman dia. menurut gw, hubungan itu let it flow aja gitu. gk terlalu serius tapi juga gk terlalu main-main, seperti remaja-remaja lain.

lagian juga, sebenarnya kalo meng-kambing jantan-kan (kambing jantan apa kambing hitam si? bodo ah yg penting sama-sama kambing awalnya) alasan beda visi juga terlalu memaksakan. soalnya kalo dipikir2 juga semua karena gw yang terlalu menuruti ego gw, karena sifat cuek gw yang kalo ibarat penyakit udah stadium 5 (emang ada? gk tahu gw juga huehuehue).

but life must go on, gk ada gunanya juga gw menyesali semua hal yang udah gw putusin. Life is simple, make a choice and never look back gitu kata si Han juga di Tokyo Drift. persoal dia mau benci ma gw, gw gk terlalu ambil pusing, itu haknya dia. tapi tetep gw berharap jangan terlalu lama dia benci ma gw.

buat dia (mudah2an dia gk baca tulisan ini), gw cuma bisa berdo'a semoga dia bisa mendapatkan the real man, not a loser like me, yg lebih mementingkan ego nya dari pada perasaan orang lain. seorang laki-laki yang bisa memberikan banyak waktu nya buat merhatiin dia, dan seorang laki-laki sesuai dengan yang dia harapkan. gw juga mau ngucapin terima kasih udah pernah menjadi bagian dalam hidup gw, udah pernah menjadi sejarah hidup gw, memberikan beberapa perubahan dalam diri gw dan juga berterima kasih karena dia gw bisa mengambil banyak pelajaran tentang hidup ini. gw berharap jalinan silaturahim yg pernah terjalin gk berakhir sampai di sini

last but not least, gw mau minta maaf atas semua kelakuan gw yg membuat dia terluka, membuat dia mencucurkan air mata dan sakit hati. gw juga cuma bisa mengutuk sifat buruk gw ini. kalo boleh gw mengutip sedikit kata2 dari The Cure

I would break down at your feet,
And beg forgiveness,
Plead with you.
But I know that it's too late,
And now there's nothing I can do...


honestly, need a long long time to forgetting you........